Pilihan,,
asosiasi sebuah kompetisi
menyingkirkan keinginan nurani dan mengorbankan harapan duniawi. .
Pilihan,,
personifikasi coloseum. .
Mencari penakluk menyingkirkan pecundang. .
Pilihan. .
Pada awalnya plural namun bermetamorfosis menjadi singular
Pilihan. .
Menawarkan sebuah kesempatan. .
Titik equilibrium antara klimaks dan antiklimaks. .
Sebuah klausa singkat, memediasikan paralel dan seri . .
Menciptakan konflik batin, melahirkan sensasi. .
Menempatkan jiwa pada situasi dilematis. .
Berwatak pencemburu dan antonim dari keanekaragaman
Pilihan. .
Tariklah dia ketika anda memiliki hak.
Tawarkan dia ketika anda menginginkan yang terbaik. .
Campakan dia ketika ia radikal dan selalu sarkasme. .
Gunakan sebaik-baiknya ketika dia datang pada saat yang tidak tepat
Pilihan sebuah mutualisme dan terkadang parasitisme. .
memproduksi madu ketika anda berhasil mengambil yang terbaik darinya
dan menjalarkan racun saat anda tergesa-gesa mengambilnya
ingatlah. .
Butuh kematangan dalam mencapainya .
Senin, 17 Januari 2011
aku = penyair kehidupan ..
by Indri Afrianty on Saturday, 28 November 2009 at 10:53
Kehidupan. . .
Sebuah kata abstrak dengan butiran frase didalamnya
Kadang,,
kita tidak ingat bahwa kita sedang bermain. .
Bermain-main besama elemen-elemen kongkrit namun semata-mata semu. .
Memang,,
kehidupan adalah sebuah drama yang sedang dipentaskan. .
Berjalan sesuai plot pikiran pemerannya..
Memiliki amanat berdasarkan sudut pandang penciptannya..
Walaupun,,
dalam kata abstrak itu kegagalan sering dinyatakan..
Namun,,
ia berkembang bersama penalaran sang subjek. .
Perlahan-lahan mendewasakan seorang pribadi yang terlahir sebagai kulit telur
Dalam drama itu pula kita mengalami proser pendidikan. .
Dengan berbagai materi yang ditargetkan selesai dalam masanya sendiri
kehidupan, menyuratkan sebuah kausatif memadupadankan denotasi dan konotasi dan berakhir dengan silogisme. .
Itulah realita waktu dan masa yang harus kita jalani..
Sepahit-pahitnya, itu adalah lukisan kita. . .
Sebuah kata abstrak dengan butiran frase didalamnya
Kadang,,
kita tidak ingat bahwa kita sedang bermain. .
Bermain-main besama elemen-elemen kongkrit namun semata-mata semu. .
Memang,,
kehidupan adalah sebuah drama yang sedang dipentaskan. .
Berjalan sesuai plot pikiran pemerannya..
Memiliki amanat berdasarkan sudut pandang penciptannya..
Walaupun,,
dalam kata abstrak itu kegagalan sering dinyatakan..
Namun,,
ia berkembang bersama penalaran sang subjek. .
Perlahan-lahan mendewasakan seorang pribadi yang terlahir sebagai kulit telur
Dalam drama itu pula kita mengalami proser pendidikan. .
Dengan berbagai materi yang ditargetkan selesai dalam masanya sendiri
kehidupan, menyuratkan sebuah kausatif memadupadankan denotasi dan konotasi dan berakhir dengan silogisme. .
Itulah realita waktu dan masa yang harus kita jalani..
Sepahit-pahitnya, itu adalah lukisan kita. . .
aku = spektrum kriminal sosone 2009 :)
kembali pada postingan lama, kangen deh dengan ricuhnya suasana kelas sosone 2009 lalu, hmm, rasanya baru kemarin, berulah, dengan seragam abu-abu hahaha, wah jangan diteruskan, saya hampir meleleh hihi
oke enjoy this :))
oke enjoy this :))
Para otak kriminal, mental perusak dan jiwa-jiwa ricuh kembali membuat sebuah keulahan,,
Tauuuuu tidakk,, masalah kembali membahana di kelas yang penuh dengan orang-orang berbakat ini.. (haaadduuuuuuhhhh....
hari ini, pada jam 14.00 Waktu Indonesia Bagian barat, Ips 1 kembali membuat sensasi, begini kronologis ceritanya : Pada pelajaran Bahasa Indonesia yang di ajar oleh ibu guru kita, pada awalnya anak-anak kelas sedang asik-asiknya belajar materi mengenai Puisi dan unsur intrinsiknya... TAAAAPPPIIII....
APA YANG TERJADI ??? setelah materi selesai dan akan dilanjutkan dengan membahas soal-soal UN Tahun 2007-2008 bersama-sama,
eeehhhhhhh... ternyata eh ternyata, kami, mayoritas anak ips 1 tidak membawa soal-soal UN bahasa Indonesia yang ternyata sudah jauh-jauh hari diperintahkan oleh sang guru... Alhasil,, sang guru muntab dan kehabisan akal harus memberi hukuman apalagi terhadap kami,, (sebenarnya kejadian ini bukan yang pertama- pernah terjadi sebelumnya dan memang dihukum juga). Tapi yang berbeda adalah, hukuman kali ini jauh lebih berat, BAYANGKAN?? mirip-mirip jaman SD dulu, kami diperintahkan untuk menulis 2 halaman penuh buku tulis Bahasa Indonesia dengan kata-kata :SAYA MENYESAL TIDAK MEMBAWA SOAL UN TAHUN 2007-2008.. Mau ga mau, anak-anak harus mau ngerjainnya,,
yaaahhh,, dengan berat hati, menulislah kami dengan rasa khidmat dan berjamaah,,
Daaannnn,,, penderitaan belum berakhir sampai disini, ternyata hukuman bertambah dengan kami semua harus menuliskan 30 butir soal yang isinya hanya soal berparagraf panjang naudzubillah kalo kata agung mah,, Yahh,, semua anak-anak mulai mengatur strategi bergadang untuk mengerjakan itu semua
Oh iya, satu lagi saya dan teman-teman yang memilik buku berkertas kecil turut mengungkapkan rasa prihatin dan berdukacita kepada teman-teman yang ngerjain hukuman ini di buku big boss ( ahahahahah)
nah, yang ga habis pikir, teman kita Feri dan Kemas melakukan sebuah kebodohan,, kebodohan ini adalah mereka berdua tidak menyelipkan kata :"TAHUN" pada kalimat hukuman: "SAYA MENYESAL TIDAK MEMBAWA SOAL UN TAHUN 2007-2008".. ahahah, sebuah kesalahan kecil berakibat besar rupanya.... akhirnya dengan rasa solidaritas ips satu yang tinggi, kami pun dengan niat membantu mentip-x pekerjaan mereka
HHHAAADDDUUUHH,, tapi YAAAUUUDAHHLAHHYAA,, mudah-mudahan kejadian aneh, ajaib dan bodoh serta lucu ini dapat memberikan sebuah amanat dan pelajaran buat kita semuuuaaahhhh....
SABAR YAH TEMEN-TEMEN,,
HADAPI DENGAN SENYUMAN AJA GITUU YAAAHHH....
makasihh,,
-indri-

Tauuuuu tidakk,, masalah kembali membahana di kelas yang penuh dengan orang-orang berbakat ini.. (haaadduuuuuuhhhh....
hari ini, pada jam 14.00 Waktu Indonesia Bagian barat, Ips 1 kembali membuat sensasi, begini kronologis ceritanya : Pada pelajaran Bahasa Indonesia yang di ajar oleh ibu guru kita, pada awalnya anak-anak kelas sedang asik-asiknya belajar materi mengenai Puisi dan unsur intrinsiknya... TAAAAPPPIIII....
APA YANG TERJADI ??? setelah materi selesai dan akan dilanjutkan dengan membahas soal-soal UN Tahun 2007-2008 bersama-sama,
eeehhhhhhh... ternyata eh ternyata, kami, mayoritas anak ips 1 tidak membawa soal-soal UN bahasa Indonesia yang ternyata sudah jauh-jauh hari diperintahkan oleh sang guru... Alhasil,, sang guru muntab dan kehabisan akal harus memberi hukuman apalagi terhadap kami,, (sebenarnya kejadian ini bukan yang pertama- pernah terjadi sebelumnya dan memang dihukum juga). Tapi yang berbeda adalah, hukuman kali ini jauh lebih berat, BAYANGKAN?? mirip-mirip jaman SD dulu, kami diperintahkan untuk menulis 2 halaman penuh buku tulis Bahasa Indonesia dengan kata-kata :SAYA MENYESAL TIDAK MEMBAWA SOAL UN TAHUN 2007-2008.. Mau ga mau, anak-anak harus mau ngerjainnya,,
yaaahhh,, dengan berat hati, menulislah kami dengan rasa khidmat dan berjamaah,,
Daaannnn,,, penderitaan belum berakhir sampai disini, ternyata hukuman bertambah dengan kami semua harus menuliskan 30 butir soal yang isinya hanya soal berparagraf panjang naudzubillah kalo kata agung mah,, Yahh,, semua anak-anak mulai mengatur strategi bergadang untuk mengerjakan itu semua
Oh iya, satu lagi saya dan teman-teman yang memilik buku berkertas kecil turut mengungkapkan rasa prihatin dan berdukacita kepada teman-teman yang ngerjain hukuman ini di buku big boss ( ahahahahah)
nah, yang ga habis pikir, teman kita Feri dan Kemas melakukan sebuah kebodohan,, kebodohan ini adalah mereka berdua tidak menyelipkan kata :"TAHUN" pada kalimat hukuman: "SAYA MENYESAL TIDAK MEMBAWA SOAL UN TAHUN 2007-2008".. ahahah, sebuah kesalahan kecil berakibat besar rupanya.... akhirnya dengan rasa solidaritas ips satu yang tinggi, kami pun dengan niat membantu mentip-x pekerjaan mereka
HHHAAADDDUUUHH,, tapi YAAAUUUDAHHLAHHYAA,, mudah-mudahan kejadian aneh, ajaib dan bodoh serta lucu ini dapat memberikan sebuah amanat dan pelajaran buat kita semuuuaaahhhh....
SABAR YAH TEMEN-TEMEN,,
HADAPI DENGAN SENYUMAN AJA GITUU YAAAHHH....
makasihh,,
-indri-

aku = mahasiswa beruntung HI UNPAD 2010
hai, ini adalah tulisan kesekianku yang kubuat sebagai apresiasiku dengan keberadaanku saat ini, yes, seperti judulnya, aku = mahasiswa beruntung HI UNPAD 2010 . tulisan ini kubuat saat menjelang pergantian tahun hehe, walaupun aku masih seumur jagung dengan status baruku ini (mahasiswa HI UNPAD) but aku sangaaaaaaaaaaaat bersyukur, untuk itu, tulisan ini kubuat, have fun :))
31 desember 2010,
12.12 am, Waktu Indonesia Bagian Barat,
Tidak terasa, kurang lebih dua belas jam lagi , menanti disana, tahun baru yang menyimpan banyak misteri, kejutan, kebahagiaan, peristiwa, dan yang lain yaa, dengan berat hati tangisan, masalah, halangan dan rintangan yang tidak seorang pun yang masih hidup saat ini mengetahuinya.
2010,
Bagi kita,
Tahun yang penuh peristiwa: piala dunia, skandal video asusila ariel peterporn, konflik perbatasan Indonesia dan m-alay-sia, bencana alam beruntun di Jogja, Padang, Mentawai, Wasior, dan wilayah-wilayah lainnya, serta, yang terakhir, kegagalan Indonesia merebut piala AFF.
2010,
Bagi kami,
Memberikan banyak sekali kenangan. Cobaan terbesar: Ujian Akhir Nasional, Ujian Mandiri, SNMPTN, dan, akhirnya, dengan bangga memegang ijazah, mengalungkan almamater sekolah dengan mengenakan kebaya dan setelan jas di acara perpisahan sekolah menengah atas atau bahkan di studio foto.
2010,
Bagi mereka,
bukan hanya mimpi buruk, namun kenyataan buruk yang harus dihadapi, ketika mereka tidak mendapatkan surat cinta bertuliskan kata keramat: “LULUS” dan bagi mereka, yang setelah lewat maghrib, namanya tidak muncul di website SNMPTN, dan ujian-ujian mandiri lainnya.
2010,
Bagi saya,
sebuah tahun penuh berkat, masih diizinkan Tuhan bersama-sama dengan keluarga yang lengkap, masih diizinkan Tuhan menjadi siswa SMA kelas Sembilan, masih diizinkan Tuhan mengoleksi buku-buku tebal persiapan ujian, masih mendapatkan kesempatan, masih mendapatkan kesempatan mengikuti serangkaian ujian mandiri, di pilih Tuhan sebagai pemenang kertas bertuliskan “LULUS” itu, di pilih Tuhan sebagai pemenang salah satu kursi di salah satu jurusan terbaik di salah satu universitas terbaik di Indonesia, dipilih Tuhan untuk mendapatkan teman-teman baru, upps, maksud saya, Keluarga baru..
Keluarga baru, HI UNPAD 2010..
Satu semester sudah kesempatan yang diberikan Tuhan itu saya pegang, bersama-sama mereka, manusia-manusia luar biasa, yang datang dari seluruh penjuru nusantara, dari sabang sampai merauke, yang rela berpisah dengan orang tuanya demi bersarang di desa kecil yang bahkan namanya tidak ada di peta Indonesia.
Awal pertemuan, POSTMO CORE 2010..
Walaupun belum saling mengetahui nama depan, di tiga hari itu, kami bersama-sama melewati seluruh rangkaian acara yang cukup menyiksa, dipimpin oleh koordinator komisi disiplin fisip yang –you-know-how-, bertemu untuk pertama kalinya dengan EXACTLY dosen yang WHICH IS gitaris band itu, kuliah dengan menggunakan setelan kemeja dan rok/celana bahan hitam, sama-sama terharu ketika para panitia postmo melebur, dan sama-sama kebingungan dengan peristiwa barikade pertahanan yang terjadi saat pemilihan ketua angkatan.
Kemudian, REFORMIST 2010..
Akhirnya mulai mengakrabkan diri bersama manusia-manusia hebat itu, dengan membawa tas unpad yang sudah-tidak-layak-pakai itu, setiap harinya mengikuti acara ospek jurusan ini yang dipimpin oleh koordinator dewan keamanan yang fortunately, tidak se-you-know-how- yang kemarin. Bekerja sama untuk mengumpulkan potongan-potongan puzzle reformist yang fenomenal itu, bertemu akang teteh panitia sejurusan yang menyenangkan, dan bahkan dalam proses beberapa diantara kami para maba, terkena sindrom cinta lokasi, bersama-sama menyentuh dinding tempat kerja kami di masa depan, Kementrian Luar Negeri. Dan pada akhirnya, mendapatkan ketua angkatan yang luar biasa out of the box, Jawa..
Dan akhirnya, SAAT INI..
Setelah semuanya itu, saya merasa menjadi mahasiswa yang beruntung, bersama-sama mereka, yang ketika tuntutan orang tua untuk kuliah, masih memikirkan bagaimana caranya menyukseskan porang dan makrab angkatan kami, yang pada prakteknya, sama sekali tidak dapat menambah sedikitpun angka dibelakang koma Indeks Prestasi Kumulatif mereka. Mereka, yang dengan tidak tahu malu, menari-nari tidak jelas, menghabiskan sisa suaranya, dan bahkan, dengan rela, mengorbankan waktu malam minggunya hanya untuk mencari dana untuk kesuksesan acara angkatan kami itu.
Bersama-sama menghadapi si super duper aneh bin ajaib, si menyebalkan, si manusia langka, yang hanya satu-satunya di dunia, si penguras emosi, si tukang cari perhatian, si tukang cari masalah, si dasi kupu-kupu, si penjaga perpus kesayangan kita, Jangan Tanya Siapa.
Saya, yang kini, bersama-sama dengan mereka mencari-cari cara untuk dapat mengkhatamkan kitab suci arbay. Dengan mereka, ya mereka, yang memiliki karakter berbeda-beda, yang berbadan besar atau yang kecil, yang tinggi atau yang pendek, yang apatis atau yang sosialis, yang jago debat atau yang pasrahan, yang sering sekali bertanya atau yang sama sekali tidak pernah bertanya, yang hedonis atau yang hemat, yang selalu ngotot atau yang pengalah, yang alay atau yang non-alay, yang kaskuser atau nonkaskuser, yang cinta korea atau yang lebih suka plagiatornya (baca: SM*ASH), yang dekat dengan senior atau yang takut dengan senior, yang jarang kuliah atau yang sangat rajin kuliah, yang kata-katanya tajam atau yang justru lemah lembut, yang sangat sering beli J.CO atau yang tidak, yang kupu-kupu, yang kura-kura, yang kuda-kuda, sampai yang kunang-kunang,
2011,
Bagi saya, bagi mereka, bagi kami dan bagi kita,
Adalah tahun yang baik, tahun yang baik untuk memulai segalanya yang baru,
2011,
Bagi HI UNPAD 2010,
Mudah-mudahan menjadi tahun yang berbahagia, bukan hanya karena akan ada mahasiswa/i baru HI UNPAD 2011, bukan hanya karena tekanan porang dan makrab akan berakhir, bukan hanya karena akan dapat KRS baru, bukan hanya karena kita bukan anak bawang lagi,
TAPI, 2011,
Mudah-mudahan menjadi tahun yang berbahagia karena di tahun 2011 ini, kita masih bisa bersama-sama, menjalankan semua yang belum selesai di tahun 2010, mengejar kelulusan dede ipeh, memeluk IPK diatas tiga, menjadi akang teteh tingkat, naik tingkat tanpa pengulangan mata kuliah, bersama-sama, ya kawan, bersama-sama.
Kawan, ketika kelak datang 2014 mudah-mudahan kita tidak saling melupakan kebersamaan ini,
Kawan, berdoalah supaya kita masih bisa melihat mereka, mereka yang kini duduk di sebelah kiri dan kanan kursi kita untuk kemudian duduk di sebelah kiri dan kanan kita itu lagi di setiap hari-hari kita di tahun 2011, 2012, dan 2013..
Kawan, terimakasih telah menjadikan saya seorang mahasiswa, terimakasih telah menjadikan saya sebagai bagian dari kalian, keluarga HI UNPAD 2010,
Sampai jumpa 2010, selamat datang 2011, kami siap melewatimu,
BERSAMA-SAMA, sekali lagi, BERSAMA-SAMA,
WE’RE TOGETHER MAKING FORWARD STEP, INTERNATIONAL RELATION 2010 , HOLDING HAND TOUCHING THEIR HEART, SHOWING THEM OUR PRIDE, REACH THE WORLD, FOR THE BETTER FUTURE, MAKES OUR DREAM COME TRUE..
Dedeipeh ohh dedeh ipeh, jangan ketemu lagi di 2011 :)
- indri afrianty b- 170210100069 -
31 desember 2010,
12.12 am, Waktu Indonesia Bagian Barat,
Tidak terasa, kurang lebih dua belas jam lagi , menanti disana, tahun baru yang menyimpan banyak misteri, kejutan, kebahagiaan, peristiwa, dan yang lain yaa, dengan berat hati tangisan, masalah, halangan dan rintangan yang tidak seorang pun yang masih hidup saat ini mengetahuinya.
2010,
Bagi kita,
Tahun yang penuh peristiwa: piala dunia, skandal video asusila ariel peterporn, konflik perbatasan Indonesia dan m-alay-sia, bencana alam beruntun di Jogja, Padang, Mentawai, Wasior, dan wilayah-wilayah lainnya, serta, yang terakhir, kegagalan Indonesia merebut piala AFF.
2010,
Bagi kami,
Memberikan banyak sekali kenangan. Cobaan terbesar: Ujian Akhir Nasional, Ujian Mandiri, SNMPTN, dan, akhirnya, dengan bangga memegang ijazah, mengalungkan almamater sekolah dengan mengenakan kebaya dan setelan jas di acara perpisahan sekolah menengah atas atau bahkan di studio foto.
2010,
Bagi mereka,
bukan hanya mimpi buruk, namun kenyataan buruk yang harus dihadapi, ketika mereka tidak mendapatkan surat cinta bertuliskan kata keramat: “LULUS” dan bagi mereka, yang setelah lewat maghrib, namanya tidak muncul di website SNMPTN, dan ujian-ujian mandiri lainnya.
2010,
Bagi saya,
sebuah tahun penuh berkat, masih diizinkan Tuhan bersama-sama dengan keluarga yang lengkap, masih diizinkan Tuhan menjadi siswa SMA kelas Sembilan, masih diizinkan Tuhan mengoleksi buku-buku tebal persiapan ujian, masih mendapatkan kesempatan, masih mendapatkan kesempatan mengikuti serangkaian ujian mandiri, di pilih Tuhan sebagai pemenang kertas bertuliskan “LULUS” itu, di pilih Tuhan sebagai pemenang salah satu kursi di salah satu jurusan terbaik di salah satu universitas terbaik di Indonesia, dipilih Tuhan untuk mendapatkan teman-teman baru, upps, maksud saya, Keluarga baru..
Keluarga baru, HI UNPAD 2010..
Satu semester sudah kesempatan yang diberikan Tuhan itu saya pegang, bersama-sama mereka, manusia-manusia luar biasa, yang datang dari seluruh penjuru nusantara, dari sabang sampai merauke, yang rela berpisah dengan orang tuanya demi bersarang di desa kecil yang bahkan namanya tidak ada di peta Indonesia.
Awal pertemuan, POSTMO CORE 2010..
Walaupun belum saling mengetahui nama depan, di tiga hari itu, kami bersama-sama melewati seluruh rangkaian acara yang cukup menyiksa, dipimpin oleh koordinator komisi disiplin fisip yang –you-know-how-, bertemu untuk pertama kalinya dengan EXACTLY dosen yang WHICH IS gitaris band itu, kuliah dengan menggunakan setelan kemeja dan rok/celana bahan hitam, sama-sama terharu ketika para panitia postmo melebur, dan sama-sama kebingungan dengan peristiwa barikade pertahanan yang terjadi saat pemilihan ketua angkatan.
Kemudian, REFORMIST 2010..
Akhirnya mulai mengakrabkan diri bersama manusia-manusia hebat itu, dengan membawa tas unpad yang sudah-tidak-layak-pakai itu, setiap harinya mengikuti acara ospek jurusan ini yang dipimpin oleh koordinator dewan keamanan yang fortunately, tidak se-you-know-how- yang kemarin. Bekerja sama untuk mengumpulkan potongan-potongan puzzle reformist yang fenomenal itu, bertemu akang teteh panitia sejurusan yang menyenangkan, dan bahkan dalam proses beberapa diantara kami para maba, terkena sindrom cinta lokasi, bersama-sama menyentuh dinding tempat kerja kami di masa depan, Kementrian Luar Negeri. Dan pada akhirnya, mendapatkan ketua angkatan yang luar biasa out of the box, Jawa..
Dan akhirnya, SAAT INI..
Setelah semuanya itu, saya merasa menjadi mahasiswa yang beruntung, bersama-sama mereka, yang ketika tuntutan orang tua untuk kuliah, masih memikirkan bagaimana caranya menyukseskan porang dan makrab angkatan kami, yang pada prakteknya, sama sekali tidak dapat menambah sedikitpun angka dibelakang koma Indeks Prestasi Kumulatif mereka. Mereka, yang dengan tidak tahu malu, menari-nari tidak jelas, menghabiskan sisa suaranya, dan bahkan, dengan rela, mengorbankan waktu malam minggunya hanya untuk mencari dana untuk kesuksesan acara angkatan kami itu.
Bersama-sama menghadapi si super duper aneh bin ajaib, si menyebalkan, si manusia langka, yang hanya satu-satunya di dunia, si penguras emosi, si tukang cari perhatian, si tukang cari masalah, si dasi kupu-kupu, si penjaga perpus kesayangan kita, Jangan Tanya Siapa.
Saya, yang kini, bersama-sama dengan mereka mencari-cari cara untuk dapat mengkhatamkan kitab suci arbay. Dengan mereka, ya mereka, yang memiliki karakter berbeda-beda, yang berbadan besar atau yang kecil, yang tinggi atau yang pendek, yang apatis atau yang sosialis, yang jago debat atau yang pasrahan, yang sering sekali bertanya atau yang sama sekali tidak pernah bertanya, yang hedonis atau yang hemat, yang selalu ngotot atau yang pengalah, yang alay atau yang non-alay, yang kaskuser atau nonkaskuser, yang cinta korea atau yang lebih suka plagiatornya (baca: SM*ASH), yang dekat dengan senior atau yang takut dengan senior, yang jarang kuliah atau yang sangat rajin kuliah, yang kata-katanya tajam atau yang justru lemah lembut, yang sangat sering beli J.CO atau yang tidak, yang kupu-kupu, yang kura-kura, yang kuda-kuda, sampai yang kunang-kunang,
2011,
Bagi saya, bagi mereka, bagi kami dan bagi kita,
Adalah tahun yang baik, tahun yang baik untuk memulai segalanya yang baru,
2011,
Bagi HI UNPAD 2010,
Mudah-mudahan menjadi tahun yang berbahagia, bukan hanya karena akan ada mahasiswa/i baru HI UNPAD 2011, bukan hanya karena tekanan porang dan makrab akan berakhir, bukan hanya karena akan dapat KRS baru, bukan hanya karena kita bukan anak bawang lagi,
TAPI, 2011,
Mudah-mudahan menjadi tahun yang berbahagia karena di tahun 2011 ini, kita masih bisa bersama-sama, menjalankan semua yang belum selesai di tahun 2010, mengejar kelulusan dede ipeh, memeluk IPK diatas tiga, menjadi akang teteh tingkat, naik tingkat tanpa pengulangan mata kuliah, bersama-sama, ya kawan, bersama-sama.
Kawan, ketika kelak datang 2014 mudah-mudahan kita tidak saling melupakan kebersamaan ini,
Kawan, berdoalah supaya kita masih bisa melihat mereka, mereka yang kini duduk di sebelah kiri dan kanan kursi kita untuk kemudian duduk di sebelah kiri dan kanan kita itu lagi di setiap hari-hari kita di tahun 2011, 2012, dan 2013..
Kawan, terimakasih telah menjadikan saya seorang mahasiswa, terimakasih telah menjadikan saya sebagai bagian dari kalian, keluarga HI UNPAD 2010,
Sampai jumpa 2010, selamat datang 2011, kami siap melewatimu,
BERSAMA-SAMA, sekali lagi, BERSAMA-SAMA,
WE’RE TOGETHER MAKING FORWARD STEP, INTERNATIONAL RELATION 2010 , HOLDING HAND TOUCHING THEIR HEART, SHOWING THEM OUR PRIDE, REACH THE WORLD, FOR THE BETTER FUTURE, MAKES OUR DREAM COME TRUE..
Dedeipeh ohh dedeh ipeh, jangan ketemu lagi di 2011 :)
- indri afrianty b- 170210100069 -
Langganan:
Komentar (Atom)